Love & Hate: Powerful Chain
Hidup kita di dunia ini tidak lepas dari yang namanya siklus. Kita bahkan sudah sangat familiar dengan konsep hukum tabur tuai; apa yang kamu tabur, itu yang akan kamu tuai. Tapi sejauh mana kita mengerti bahwa keputusan yang kita ambil SELALU memiliki dampak yang besar? Entah untuk diri kita sendiri atau mungkin untuk orang lain.
Untuk tulisan kali ini, saya mendapat inspirasi dari devosi yang saya baca. Mengenai kasih dan dampaknya bagi banyak orang. Oleh karena itu saya pun mengambil keputusan untuk membahas hal ini lewat blog saya ^^
Sadar atau tidak, selama kita hidup di dunia ini kita sementara menciptakan rantai atau siklus-siklus tetentu dalam kehidupan kita. Dimulai dari apa yang kita pelajari di rumah, di sekolah, lingkungan kerja bahkan masyarakat. Contoh sederhana, kita seringkali mendengar bahwa anak adalah cerminan orang tua yang artinya apa yang anak lihat di rumah akan mempengaruhi apa yang akan ia lakukan ketika bertemu dengan orang lain.
Ketika anak sudah bertumbuh dewasa, seringkali pola yang telah terbentuk dari rumah atau lingkungan sekitarnya akan mempengaruhi cara ia memandang orang lain, menjalin hubungan dan saat ia berkomunikasi.
Dalam devosi yang saya dengar pagi ini mengatakan bahwa anak yang terbiasa dengan cinta yang cukup atau setidaknya sadar bahwa ia dicintai akan merasa aman. Perasaan itu akan membantu dia untuk mampu membagikan kasih atau cintanya kepada orang lain. Berbeda dengan anak yang kurang mendapatkan kasih sayang, seringkali mereka akan kesulitan untuk megekspresikan diri karena kurangnya contoh yang sehat dalam ekspresi cinta itu sendiri.
Mungkin terdengar aneh di telinga kita, tapi apa yang biasa kita terima akan tercermin dalam apa yang kita beri kepada orang lain.
Kita sering melihat video-video viral tentang tindakan heroik manapun yang membuat kita terkagum-kagum. Perlu kita ingat bahwa orang-orang tersebut mampu untuk melakukan kebaikan karena apa yang mereka telah terima sebelumnya. Entah mereka bertumbuh dalam keluarga yang mendidik mereka dengan baik atau keluarga mereka bisa saja hancur dan tidak berfungsi; tapi karena ada orang lain yang menunjukkan kebaikan/kasih kepadanya, dia memutuskan untuk melakukan hal yang baik pada hari itu.
Teman-teman, keputusan yang kamu ambil hari ini akan memiliki dampak yang sangat besar. Entah kamu memilih untuk berbagi kasih atau menebarkan kebencian, itu pilihan teman-teman. Tapi coba ingat satu hal ini, dunia ini butuh orang-orang baik yang mau mematahkan siklus kebencian dan menggantikannya dengan hal yang baru, hal yang lebih indah untuk generasi kita di masa depan. Oleh karena itu, jangan menunggu datangnya orang baik, kita juga bisa kok jadi orang-orang baik yang membawa dampak.
Thank you for reading, have a blessed day!
.
.
.
.
.
Note: Hope you’ll enjoy that, jangan lupa share dan komen ya teman-teman! Terimakasih sudah mampir! ^^



Comments
Post a Comment